Minggu, 05 Mei 2013

Tulang Rusuk sang Adam


Kau pernah mendengar cerita?
Tentang sebuah tulang rusuk
Tertinggal di suatu tempat
Tergeletak begitu saja

Mungkin sang Adam lupa

Tak sadar kalau salah satu rusuknya hilang
Atau dia sebenarnya sadar
Tapi tak tau bagaimana cara menemukan rusuknya itu


Tulang rusuk itu hanya bisa diam di tempat yang sama
Beberapa Adam melewatinya setiap hari
Mengira kalau dia adalah tulang rusuk mereka yang hilang
Tapi dia bukan milik mereka
Dia milik Adam yang lain


Adam-Adam yang melewatinya mencoba memasang si tulang rusuk ke rongga dada merekamemaksa, mendorong, menarik, hingga akhirnya melempar si tulang rusuk kembali ke tanah dengan kasar"Ini tak cocok denganku," kata mereka


Para Adam tak pernah tahu kesakitan yang dialami si tulang rusuk
Terjatuh berkali-kali ke tanah
Terhempas harapannya untuk menemukan sang Adam
Ia terlukaSakit


Si tulang rusuk masih di tempat yang sama
Sekarang bersama tulang-tulang rusuk yang lainYang kehilangan Adamnya
Yang sama-sama terjatuh dan terhempas ke tanah
Yang sama-sama terluka dan sakit


Si tulang rusuk masih menunggu di tempat yang sama

Beberapa tulang rusuk lain telah menemukan Adam mereka"Kapan aku menemukanmu wahai sang Adam?" tanya tulang rusuk ke dalam batinnya



Tulang rusuk itu lelah, hampir putus asaIa ingin berhenti

Mungkin sudah takdirnya untuk sendiri

Terlupakan

Bosan menunggu



Sang Adam akhirnya sampai di tempat si tulang rusuk berada

Di tempat itu juga ada beberapa tulang rusuk lainnya

Mata sang Adam memperhatikan dengan cermat tulang-tulang itu"Di manakah engkau wahai tulang rusukku?"



Sang Adam tampak ragu dan bingung

Ia mengambil salah satu tulang rusuk yang ada di tanah

Memasangkannya ke dalam rongga dadanya

Berharap itu miliknyaKemudian berlalu dan pergi



"Kau salah Adam, itu bukan milikmu, aku masih di sini."



Bertahun-tahun tergeletak di tanah

Mencoba menyembuhkan luka-lukanya

Menyimpan satu keyakinan

Adamnya akan kembali untuk mengambilnya



"Aku tahu kau masih di sini, terbaring menungguku."



"Aku tahu ketika aku masih memiliki harapan dan keyakinan, Tuhan akan selalu mendengar doaku, dan kau akan datang padaku. Di saat yang tepat."

0 komentar:

Ikutan Komentar